Kopi Yang Satu Ini Bikin Tak Tahan Melek, Apa Itu ?

Counting Sheep Coffee

Kopi Yang Satu Ini Bikin Tak Tahan Melek, Apa Itu ?

Kopi selama ini dikenal sebagai sahabat yang setia menemani di kala begadang mengerjakan tugas, hal ini dikarenakan kopi mampu membuat mata melek semalaman. Banyak pula yang menjadikan kopi sebagai minuman menyambut pagi yang lelah, percaya tidak percaya, kopi mampu memberi semangat pada tubuh yang letih dan masih mengantuk.

Kafein yang terkandung di dalam kopi dipercaya mampu meningkatkan konsentrasi sehingga otak dapat menyerap lebih banyak informasi. Selain itu, Kafein bagi para olahragawan dapat meningkatkan stamina sehingga kemampuan tubuh untuk beraktivitas olahraga menjadi lebih lama.

Di balik banyaknya manfaat yang ada di dalam kopi banyak pula yang menyangka bahwa kopi membawa banyak keburukan bagi tubuh, terjaga semalaman cukup buruk bagi tubuh karena tidak beristirahat sama sekali. Untuk beberapa orang, minum kopi hitam pahit membuat mereka berdebar-debar, ada pula yang mengeluh mengalami gangguan pencernaan seperti asam lambung. Tapi tetap saja, kopi menjadi pilihan di kala butuh konsentrasi tinggi saat semalam suntuk.

Pengalaman tak bisa tidur setelah minum kopi di sore hari

Mungkin itulah yang menjadi alasan bagi Deland Jessop dengan pasangannya untuk menciptakan sebuah inovasi baru. Pasangan ini menciptakan kopi yang bisa membuat peminumnya jatuh tertidur dalam beberapa waktu setelah meminumnya, kopi ini diberi nama Counting Sheep Coffee.

Inovasi ini dibuat Jessop melalui pengalaman dari pasangannya. Istrinya yang pecinta kopi mengeluh tidak dapat menikmati minuman kesukaannya ini menjelang sore karena ia khawatir akan terjaga semalaman dan itu membuatnya menderita. Jessop lalu melakukan berbagai macam eksperimen untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi istrinya tersebut.

Menggunakan berbagai macam bahan eksperimen

Rumahnya seketika berubah menjadi laboratorium darurat hanya demi melakukan berbagai macam eksperimen. Berbagai macam bahan dicampurkan oleh Jessop ke dalam bubuk kopi, mulai dari berbagai herbal hingga suplemen pernah ia coba, akhirnya ia menetapkan pilihan pada tanaman Valerian. Tanaman ini cukup terkenal di Eropa sebagai obat penenang ringan selama berabad-abad. Jessop mengambil bagian bunganya lalu dicampur dengan kopi tanpa kafein, selain ingin mendapatkan khasiatnya sebagai obat penenang, bagian bunga dari tanaman Valerian mampu menghilangkan bau kopi yang menyengat.

Jessop mengklaim bahwa Counting Sheep Coffee bukanlah obat untuk membantu seseorang terlelap melainkan termasuk ke dalam jenis minuman. Untuk itu ia mendaftarkan minuman ini ke badan Food and Drug Administration sebagai salah satu makanan dan minuman yang disetujui, dan nyatanya telah disetujui. Sedangkan tanaman Valerian merupakan bahan makanan legal yang dapat digunakan secara bebas.

Disetujui oleh para ahli

Stephen Bent dari Universitas California, San Fransisco mengatakan, ia dan rekan-rekan ahli tidak tahu persis bagaimana Valerian ampuh sebagai penginduksi tidur yang potensial. Namun di balik khasiatnya itu, Valerian tetap membawa efek samping selain rasa kantuk tentunya namun dengan efek yang kecil.

Ia menambahkan, dalam studi yang dilakukan, Counting Sheep Coffee terbukti aman sebagai minuman. Kopi ini telah memiliki sejarah tradisional panjang yang digunakan untuk menginduksi tidur.

Counting Sheep Coffee pertama kali dipasarkan secara umum di supermarket Bed, Bath, & Beyond pada 2013 silam. Namun sekarang, kopi ini dapat ditemui di supermarket ? supermarket daerah dan diperjual-belikan secara online.

Jessoppun akhirnya memproduksi Counting Sheep Coffee dalam jumlah yang banyak dengan mendirikan perusahaannya sendiri pada 2013. Ia pun berkata, “dibanding dengan segelas anggur, kami lebih memilih menyeduh secangkir kopi sebagai gantinya.”