Dapatkah Susu Kedelai Menjadi Campuran Kopi ? Begini Ulasannya

tips-agar-susu-kedelai-tidak-langu-enak-bikin-nagih.jpg

Bila biasanya kita akan menemukan krimer sebagai campuran kopi maka ada banyak alternatif lainnya yang dapat dijadikan campuran untuk kopi. seperti susu dan santan yang dapat menetralisir rasa kuat dari kopi. Namun beberapa orang memiliki alergi terhadap susu hewani yang biasanya digunakan sebagai campuran kopi. Sedang mereka juga tidak dapat mengkonsumsi santan dengan alasan kolesterol. Maka ada pilihan lain sebagai alternatif campuran kopi, yaitu susu nabati.

Namun susu nabati tidak bisa digunakan untuk campuran kopi seluruhnya. Ia memiliki kekurangan bila dibandingkan dengan susu hewani. Walau terkesan lebih sehat hanya saja ia menghasilkan tampilan yang tidak seindah dengan susu hewani ketika dicampurkan dengan kopi. berikut ulasannya.

Susu Kedelai Tak Bisa Mengasilkan Foam Sebagus Susu Biasa

Kandungan protein antara susu nabati dan susu hewani sejak jaman dahulu kala sudah berbeda. Dan susu kedelai tidak menghasilkan busa susu sebagus busa susu hewani. Susu hewani menghasilkan gelembung-gelembung mikro dengan sangat baik ketika dipanaskan, hal ini disebabkan oleh protein dan lipids yang dikandungnya sehingga busa susu tampil dengan sempurna ketika dipanaskan. Sedangkan susu kedelai atau susu nabati lainnya memiliki kandungan protein dan lipids yang berbeda dan menghasilkan busa yang tidak rapat dan halus ketika dipanaskan. Ditambah lagi kandungan air yang berbeda mampu mempengaruhi proses pembuatan busa susu. Gelembung akhirnya tidak dihasilkan dengan sempurna.

Susu Nabati Tetap Bisa Menghasilkan Latte Art

Walau tak bisa menghasilkan busa susu yang cantik layaknya busa susu milik susu hewani namun susu kedelai dapat digunakan untuk menghasilkan latte art, tetapi diperlukan usaha lebih untuk menghasikannya. Latte art tetap bisa diterapkan walau susu kedelai adalah pilihan kita untuk dijadikan campurannya. Cappucino, caf? latte juga minuman lainnya yang membutuhkan busa susu sebagai keindahan tampilannya tetap bisa menggunakan susu nabati.

Jika Tak Segera Diminum, Kopi dengan Susu Nabati Akan Berubah Teksturnya

Bila membuat kopi dengan campuran susu hewani maka tampilannya akan bertahan lama sehingga kita bisa berlama-lama memandang keindahan latte art di atasnya. Hal ini tidak terjadi bila kita menggunakan susu kedelai sebagai campurannya. Perubahan akan segera terjadi sesaat setelah kopi dihidangkan di hadapan anda. Jangan terkejut bila melihat susu dan kopi akan terpisah. Susu akan mengendap di dasar cangkir dan meninggalkan kopi di atasnya. Sedangkan kopi akan tetap berwarna hitam tak lagi tercampur dengan susu kedelai. Tentu anda akan terkejut bila hal ini terjadi sebab kopid dengan campuran susu hewani hanya akan berubah warna menjadi cokelat muda, bukannya terpisah tetap dengan warna masing-masing.

Kopi dan susu yang terpisah ini dipengaruhi oleh asam di dalam susu dan kopi mengalami reaksi kimia. Kedua zat ini sebenarnya berbeda sehingga membuatnya tak dapat menyatu lebih lama ditambah lagi perbedaan suhu antara kedua zat akan semakin membuat proses terpisahnya ini semakin cepat.

Susu Nabati Tentu Saja Memiliki Rasa Berbeda

Susu nabati biasanya hanya terbuat dari kedelai dan almond, tentu saja sangat berbeda dengan susu dari hewani. Mengenai rasa mana yang lebih sedap, penilaian ini sangatlah subjektif dan personal. Rasa sedap dan nikmat kembali pada lidah peminumnya, tidak ada penilaian baku mengenai hal ini.